Wartawan Tribun Medan Chandra Simarmata melaporkan -TRIBUNNEWS.COM, Maine-Sapan, saksi pembunuhan tersebut, telah melakukan tindak pidana dengan dugaan dianiaya oleh polisi dan sudah tidak ada lagi di rumah .– -Saphan menyaksikan pembunuhan Dodi Sumanto dan diyakini disiksa oleh polisi hingga akhirnya dipecat oleh Polsek Percut Seituan. Menginap selama tiga hari. Jendela dan pintunya terkunci, “kata pria berkemeja hitam itu, Jumat (7/10/2020) sore.

Pria yang masih menyewa kios di luar rumah Sapan mengatakan bahwa istri Sapan juga ikut Sapan. Pan. — Bacaan: Orang Yang Menggeledah Kepala Tukang Bangunan Sering Diolok-olok, Dan Saksi Penyerangan, Sarpan-Bacaan: Seorang Saksi Pembunuhan Disiksa dan Tiga Polisi Percut Seituan Dipecat — -Karena keterangan saksi yang dianiaya, Polda Sumut memeriksa dua petugas, Sekuit Seituan.

Cari di Tribun, dan Sapan tidak terlihat di rumah hingga Jumat sore.

“Bahkan sekarang di luar rumah Sistem televisi sirkuit tertutup juga dipasang. Jadi dia bilang: “Siapapun yang datang melihat CCTV boleh merekamnya.” – Menyaksikan rumah Sapan, Tribun Medan, yang terletak di Jalan Sidomulyo Gang Seriti Pasar 9 Desa Sei Rotan Dusun XIII Kecamatan Percutseituan, Kabupaten Driseden, yang terlihat sepi- -Hanya beberapa warga dan tetangga yang mengobrol tidak jauh dari rumah Saphan.