TRIBUNNEWS.COM, Wanyumas-Saat terjadi kecelakaan debitur, mereka kembali menagih lebih banyak daripada kreditor.

Kali ini saya punya teman di Wanyumas.

Ini RS (23), siapa Kesal ditagih oleh hutang temannya sendiri GA (19).

Ia bahkan membacok temannya hingga tewas, temannya juga tinggal di Desa Kedondong, Jalan Sokaraja Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. : Perbuatan seorang perempuan membongkar petugas yang ditipu dengan pingsan di dalam mobil bersama perempuan lain-Kasatreskrim Polres Banyumas AKP Berry mengatakan, pelaku frustasi karena korban berinisial GA (19). Penduduk desa Sokaraja sub-Karangkedawung. Pemkab Banyumas menagih hutang dari ibu pelaku, yang membuatnya menangis. “Hutang Rp 190.000, dan baru lunas Rp 90.000. Ini utang pelaku dan korban saat ditato. Pelaku marah karena korban menagih ibunya hingga membuatnya menangis.” Kata Li saat dihubungi masyarakat, Selasa (9/6/2020). Baca: Gadis Basuh Basuh dengan Air, Gadis Diperkosa di Kuburan: Pelaku Berbasis Daun Pisang-Berry menjelaskan insiden pisau terjadi dini hari pada Minggu (6/7/2020) dini hari. –Penyerang mendatangi rumah korban dan langsung menyerangnya dengan senjata tajam berbentuk parang.

“Pelaku memukul kepala dan tangan korban dengan parang. Kemudian korban berteriak minta tolong. Tetangganya mendatangi rumah ini dan menolong korban dengan membawanya ke rumah sakit,” Bailey Mengatakan.

Akibatnya, kepala dan tangan korban terluka. Penyerang telah diamankan. Pelaku ditangkap dengan bersembunyi di rumah temannya tadi malam, beralamat di desa Karangrau di kabupaten Banyumas. Kami juga mendapatkan barang bukti berupa golok, “kata Berry. Atas perbuatannya tersebut, tersangka divonis 7 tahun penjara karena penyiksaan berdasarkan Pasal 353 KUHP. ( Penulis Kompas.com Banyumas, Fadlan Mukhtar Zain) -Artikel ini tayang di Kompas.com dengan tajuk utama “Alasan Ibu Gila Menangisi Hutang, Anak Muda Membohongi Teman”