TRIBUNNEWS.COM-Polda DIY membuat inspektur jenderal dan guru olahraga meragukan tragedi sungai-setelah menyelidiki tragedi sungai, polisi akhirnya menunjuk guru olahraga SMPN 1 Turi, yang juga seorang inspektur jenderal. — Guru pendidikan jasmani adalah orang yang paling penting yang bertanggung jawab atas kegiatan penyesuaian sungai yang akhirnya menyebabkan kematian 10 siswa.

Sebagai pemandu tingkat master, seorang guru olahraga yang dimulai dengan YA harus lebih memahami kondisi medan yang digunakan dalam kegiatan bingkai sungai. — • Saya punya ide Susur Sungai, tetapi biarkan para peserta mengenali penyelidik pembimbing SMPN 1 Turi

• Berjanji ayah saya untuk membeli sepatu baru pada hari ulang tahunnya, Yasinta lebih suka menjadi korban tragedi di sekitar sungai– – Selain itu, polisi juga menemukan kelalaian IYA, di mana para siswa di Turi SMPN 1 mulai menyelam sampai mereka tersapu oleh ombak.

Polisi mewawancarai 13 orang sejauh ini. Bol Yuliyanto (Sol Yuliyanto) mengatakan bahwa dari 13 orang ini, 7 adalah pelatih kepanduan, dan sisanya dari daerah Kwarcab dan penduduk.

Menurut ulasan tersebut, Julianto menjelaskan bahwa dari tujuh pelatih, satu orang tetap di sekolah untuk menjaga siswa tetap sehat. Properti. . Enam pergi ke sungai.

“Enam dari mereka membawa anak-anak ke sungai .

Empat dari enam orang pergi ke sungai .

Halaman berikutnya ==== === ======= ========>