Wartawan Tribunnews.com Jakarta Abdul Majid (Abdul Majid) melaporkan-Menyusul rencana tersebut, wing forward Bhayangkara FC Saddil Ramdani, yang mendapat pelatihan independen dari pemain Bhayangkara FC, mengatakan perbedaannya sangat besar. Sadil mengatakan, massa ototnya mendukung penampilannya sebagai seorang penyerang. Identik dengan sprint dan hard kick.

“Sadier tidak terasa pegal di gym. Lari tidak sulit. Kemarin saya coba, tapi ternyata tetap lari (cepat). Dia menjelaskan bahwa sebenarnya pedal berubah dan terasa agak kencang. Latihan mandiri bersama Indra Kahfi dan lain-lain. Diadakan di Stadion PTIK Jakarta.

Kita tahu La Liga 1 2020 akan kembali digelar pada 1 Oktober. Satgas Covid-19 juga mendapat lampu hijau, namun Permainan harus dimainkan tanpa penonton. Salah satunya telah menjalani sample testing dan isolasi pemain sebelum akhirnya menyelenggarakan latihan dan kompetisi resmi. Dengan kemampuan atletik yang kuat, tujuannya adalah untuk menjaga keadaan permainan. Menurunkan berat badan, tetapi Massa otot lebih kencang dari sebelumnya.

“Kalau kita sudah lebih dari dua bulan sekarang (gym program), sudah ada perubahan, massa otot agak lebih padat, bobot berkurang, dan otot bertambah. Yang paling terlihat jelas adalah lengan, dada, dan perutnya, “kata Sadir kepada Tribunnews saat ditemui Klub Sepakbola Bhayangkara, Rabu (8 Mei 2020).