Liputan Tribunnews.com Abdul Majid-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Salah satu alasan Ligue 1 frustasi pada September atau Oktober 2020 adalah untuk mempersiapkan timnas U-20 mengikuti ajang dunia U-20. Piala Eropa 2021. — Asosiasi Pelatih Sepak Bola Indonesia (APSSI) juga telah mengajukan peraturan kepada PSSI, yang mewajibkan pertandingan wajib bagi pemain muda di bawah usia 19 tahun setelah 1 Januari 2020. Sekjen Persiraja Banda Aceh (Sekum) Rahmad Djaelani sangat setuju dengan usulan ini, dan jika Persiiraja dilaksanakan oleh PSSI, Persiraja juga bersedia menerimanya.

“Ya, kami siap bergabung. Kami akan menarik pemain Rahmad untuk menghubungi reporter pada Sabtu (20/20). Dia berkata:” Benarkah? Ada 40 pemain di Shen Taiyong, atau kami sedang mencari mereka. Juga, ya, tidak masalah. Kami memiliki perguruan tinggi U-20. 06/2020) .

Baca: Sekjen Persiraja Minta Situasi Tertentu Covid-19, Minta Ligue 1 2020 Tetap Berdiri di Aceh

Bacaan: Rencana Degradasi ke 12020 Tanpa Degradasi, Penjaga Gawang Bhayangkara FC: Ini Dia Tantangan Baru-Baca: Bos Persib Bahagia PSSI Putuskan Ambil Alih Ligue 1 2020

Usulan lain soal Ligue 1 2020 hanya akan digelar di Jawa tanpa downgrade. PSSI belum memutuskan proposal tersebut.

Kemungkinan untuk mengumumkan keputusan bersama dengan perjanjian kesehatan hanya menunggu Kelompok Kerja Rekomendasi Covid-19 dan Kementerian Kesehatan, dan tanggal pasti akan dikeluarkan. Keluar dari Ligue 1.

Meski ada kabar bahwa Ligue 1 kembali bergulir. Manajemen Persiraja belum memanggil para pemainnya hingga jadwal start PSSI habis.

“Para pemain tidak berlatih bersama. Kami akan menunggu tanggal mulai, yaitu sekitar akhir September dan awal Oktober. Dia menyimpulkan. Kami akan menghitung mundur.