Reporter WARTAKOTALIVE.COM Rafsanzani Simanjorang melaporkan-TANGERANG TRIBUNNEWS.COM-Rio Ramandika adalah salah satu pejuang Cisadane dan berhasil membawa Persita ke Liga 1 Indonesia pada musim 2020. Tahun ini adalah legenda lama atau legenda potensial. Meski persaingan sengit, Rio de Janeiro juga dianggap sebagai pemain yang membawa suasana aktif ke tim-Rio Ramandika memasuki sekolah sepak bola kelas lima (SSB). Masuk SSB adalah hadiah ulang tahun dari orang tuanya.

Tapi ada karakter yang membuatnya ingin menjadi pemain bola. Nomor ini adalah Aples Tecuari.

“Saat itu, ayah saya mengantarkan saya ke bandara. Di bandara, saya bertemu Aples dan berfoto. Saya melihatnya tinggi dan menakutkan, jadi saya ingin menjadi pemain bola. Rio berkata,” Masuk ke SSB dulu. “Rindu Pendekar diperkenalkan oleh agen media Persita Yetta Angelina minggu lalu.

Rio juga mulai bermain sepak bola di SSB. Tahun 2008, Rio dan Madura (Madura) memulai sepak bola amatir di salah satu liga dan berpartisipasi di tiga klub Bangaran. -Lalu pada 2009, bergabung dengan klub kelas dua, Persika Karawang. -Tetapi pada akhir 2009, Rio mencoba mengikuti seleksi Persita Tangerang, dan mengikuti pertandingan kualifikasi Persita dan menjadi klub profesional pertamanya.Pada tahun 2014, Rio lolos bersama Persisam Samarinda (Persisam Samarinda) menandatangani kontrak berdurasi dua tahun yang merupakan keberuntungannya, hanya saja ia dijual ke Bali United pada 2015.

Memasuki 2016, Li Rio Ramandika kembali ke Persita dan menjadi tim Persita.