TRIBUNNEWS.COM-Di babak penyisihan grup Liga Champions, duel antara Manchester United dan Leipzig juga menandai masalah pribadi kedua pelatih Julian Nagsman dan Ole Gunnar Solskjaer. Punya dendam terhadap Ole Gunnar Solskjaer. Nagelsmann tumbuh sebagai pendukung Bayern Munich seperti kebanyakan orang Jerman.

Pria yang kini menjadi pelatih RB Leipzig ini tentu tak bisa melupakan nasib buruk Bayern Munich di final Liga Champions UEFA 1998-1999.

Bayern Munich harus menyerah meski sudah memimpin sejak menit ke-6, namun tetap menang dalam perpanjangan waktu. Gantikan Teddy Sheringham (Teddy Sheringham) dan Ole Gunnar (Ole Gunnar Solskjaer). Dalam pertemuannya dengan Solskjaer, Nagsman juga membagikan hal-hal yang masih mengganggunya.

“Saya langsung ingin berurusan dengan Solskjaer begitu saya melihatnya.” Saya merasa sangat sakit. Ayah saya adalah seorang pendukung tim Monchengladbach dan menertawakan saya saat itu, “kata Negsman , Dan ditambah lagi. Pertandingan melawan Manchester United ini bisa jadi merupakan insiden balas dendam tidak langsung bagi Negsman, karena Solskjaer telah melukai tim kesayangannya.

Kedua tim dalam kondisi bagus dan bisa digulingkan .

Sekarang mereka harus bertatap muka untuk membuktikan siapa yang lebih kuat.