Reporter Tribunnews.com Abdul Majid

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM – Penggawa Bhayangkara FC, Muhammad Hargianto (Muhammad Hargianto) menggambarkan pengalamannya sebagai gelandang tengah atau gelandang tengah. Tetapi ia telah bergabung dengan tim SSB dan berpartisipasi dalam liga Danone U-12 di Jakarta.

Karena itu, Hargianto termuda di klubnya bahkan tidak memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam banyak pertandingan.

Setahun kemudian, dia kembali ke Liga Danone. Dari sana, ia mulai melayani sebagai gelandang.

“Anak, coba penyerang, sayap, gelandang. Nah, ketika Danone berada di SSB, saya sudah bermain. Saya awalnya di sayap pada usia sembilan. Saya akan bergabung dengan Danone tahun berikutnya, , “Ketika Tribunnews menghubungi Hargianto, Sabtu (5/5/2020), Hargianto berkata.

“Pelatih berkata:” Om lebih suka kamu hanya bermain di tengah, “Saya tidak tahu alasannya, karena dia masih sangat kecil, jadi ya. Setelah itu, dia suka bermain di tengah, jadi dia terus sampai sekarang.

Seperti yang kita semua tahu, peran Hargianto sebagai gelandang bertahan berhasil memimpin tim nasional U-19 untuk memenangkan Piala AFF 2013.

Tidak hanya itu, keuletannya di lini tengah Le Mans juga membuatnya menonton Luis Milla (Luis Milla), dan terpilih untuk tim Asian Games U-23 Timans 2018.

Sekarang 23 Di usia yang masih memperkuat Bhayangkara FC, ia juga bertekad untuk membawa Bhayangkara FC kembali ke kejuaraan Ligue 1.