Laporan oleh TribunJakarta.com reporter Wahyu Septiana-Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Kapten tim Persija Jakarta Andritany Ardhiyasa mengungkapkan pentingnya dan sejarah panjang penamaan orang tua. Proses menentukan nama yang diberikan.

Awalnya diharapkan bahwa putra kedua Talih Ardhiyasa dan Neni Yuliani tidak akan dilahirkan dengan laki-laki.

Selama pemeriksaan USG di rumah sakit selama kehamilan, dokter meramalkan bahwa jenis kelamin Andritany adalah perempuan.

Akibatnya, orang tua Andritany telah menyiapkan nama wanita saat lahir.

— Nama ini pada awalnya nama Indritany Ardhiyasa, yang disiapkan dan direfleksikan oleh orang tuanya.

Namun, ketika dia dilahirkan di dunia ini, jenis kelamin Andritany Ardhiyasa tidak sama dengan gender pada waktu itu. “Para dokter di rumah sakit telah memperkirakannya.” “Bisa dibilang ini kecelakaan. Konsep moral ibuku telah dikandung, dan pemeriksaan ultrasound dilakukan oleh seorang wanita. Tetapi ketika aku lahir, aku muncul, bahkan Adalah seorang sonografer, “kata Andritani dalam podcast pribadinya.

“” Pada waktu itu orang tua saya baru saja menunjuk seorang gadis kecil. Namanya adalah Indritany Ardhiyasa, “lanjutnya.