Mumbai, Dublin – Kiper PSMS baru Adi Satryo tampaknya tidak percaya dia bisa berlatih dengan kiper terkenal seperti Andritany Ardhiyasa dan Nadeo Argawinata.

Dua minggu setelah pelatihan di kamp pelatihan dengan tim nasional senior, Adi mengaku telah belajar banyak pelajaran. – “” Saya selalu terkejut bisa bertemu orang yang lebih tua seperti Bang Andritany dan Nadeo. Saya biasanya melihat mereka di TV. “Kata Adi seusai latihan di Stadion Kebun Bunga, Selasa (25/2/2020).

Baca: Persebaya vs Persik: 3 pemain dari tim nasional Merapat, Bajul Ijo sedang mempersiapkan taktik ofensif

Baca: Indra Sjafri mengklarifikasi pemilihan tim nasional Indonesia di era Shin Tae -18 tahun. Dia menyadari bahwa dia masih kehilangan waktu penerbangan karena dua nama besar, tetapi dia masih berusaha mendapatkan kepercayaan dari pelatih Shin Tae-yong. ” “Saya benar-benar tidak berpikir saya masih muda. Selain itu, ada orang tua. Bagi pesaing mereka, ini terlalu berat. Dia berkata:” Masih banyak hal yang perlu diperbaiki. “Adi mengatakan bahwa sebagai penjaga gawang pusat tim nasional, dia akan bekerja dengan PSMS untuk meningkatkan kemampuan fisik dari teknologi ini. Untuk membangun mental juara, pentingnya dikurangi.

” Aku masih memiliki banyak bidang untuk perbaikan . Secara fisik, teknis dan spiritual. Karena pelatihan dan pertempuran psikologis sangat berbeda. Faktanya adalah masih banyak yang harus dipelajari, “pungkasnya. (Lam)

Membaca: Shin Tae-yong mengesankan masalah. Tim pelatihan Febri Hariyadi dari tim nasional Indonesia

berpartisipasi Pelatih kiper tim nasional Piala Dunia U-20 Sahari Gultom mengevaluasi kemungkinan Adi Satryo menjadi penjaga gawang utama. Namun, ia memberi catatan kecil: “Adi Itu mungkin menjadi penjaga gawang utama. . Itu semua tergantung padanya, apakah dia mau bekerja keras untuk mendapatkan pekerjaan ini, “kata Sahari ketika ia memantau pelatihan PSMS di Stadion Kebun Bunga, Selasa (25 Februari 2020).

Jika Adi bukan miliknya Pria bernama Ucok akan menjadi anggota tim senior nasional dalam waktu dekat, dan mengatakan dia masih memiliki kesempatan untuk menjadi penjaga gawang utama tim nasional U-19 dan berpartisipasi dalam Piala Dunia U-20 yang bergengsi pada 2021. “Dia menyimpulkan:” Tanpa memasuki tim nasional senior, Adi harus berperan sebagai penjaga gawang di pertandingan Piala Dunia U-20 mendatang. “(Lam)

Artikel ini dipublikasikan di TribunMedan.com, berjudul Kiper PSMS Medan Adi (Medan Adi) Satra dalam bayangan Andritany dan Nadeo