TRIBUNNEWS.COM-Arema FC memiliki 2 kendala yang harus segera diatasi ketika pertandingan Ligue 1 2020 ditangguhkan.

Arema FC menemukan dua masalah dalam tim yang telah bermain di tiga pertandingan pelatihan.

Dua masalah ini termasuk kerapuhan garis pertahanan dan kurangnya ketajaman garis ofensif.

Baca: Charis Yulianto mengklaim bahwa pemain Arema FC memahami perlunya menjaga kondisi fisik

Baca: Analisis alasan mengapa Kuschingya Hari Yudo dan Elias Alderete tidak terintegrasi ke dalam lini pertama Arema FC Kurangnya garis yang bersih sangat kontras dengan kinerja Singo Edan musim lalu. Klub yang berbasis di Stadion Kijempuan Lije 1 ini telah menjadi tim pencetak skor tertinggi.

Singo Edan berhasil mengemas 59 kali untuk merobek Nets tim lawan.

Namun, kinerja luar biasa Edan de Singo musim lalu harus sangat berkurang pada Ligue 1 2020. Telah bermain 3 pertandingan dan menduduki front penyerang Arema FC. KH Yudo, Elias Alderete dan Jonathan Bauman hanya bisa mencetak 3 gol. Pertama-tama.

Ketika Singo Edan berada di Kasino Persib Bandung di Kanjempuan, Elias Alderete mencetak gol pada titik penalti.