Medan TRI BUN-MEDAN.com-Tim PSMS Medan akan melanjutkan pelatihan pada awal Juni. Direncanakan untuk mengumpulkan semua pemain PSMS yang tinggal di Sumatera Utara di restoran Kebun Bunga Medan untuk mengikuti rencana pelatihan.

Meskipun kompetisi Ligue 2 belum jelas, dan PSSI memiliki berita lagi, tidak peduli keputusan apa yang dibuat, manajemen PSMS siap.

Mulyadi Simatupang, manajer PSMS, mengatakan ia telah menyiapkan beberapa opsi perpanjangan liga. Bahkan jika tidak ada game PSMS, itu sudah dinyatakan siap.

“Bahkan jika permainan dihentikan, kami siap, bahkan jika tidak ada penonton dalam permainan, kami akan terus mengikuti. Kami akan membuat banyak pilihan, ya, kami telah menyiapkan semua pilihan.” (5 /22/2020).

Selain itu, jika tidak ada audiens, manajemen PSMS juga mengumumkan bahwa mereka siap kehilangan.

“Jika tidak ada penonton, kami pasti akan kalah. Meskipun kami menyadari bahwa klub akan menderita kerugian finansial, kami siap untuk pilihan ini,” tambah Mulliard. Manajemen PSMS berencana untuk hanya memanggil pemain yang terdaftar di Medan. Meskipun mereka dari luar Medan, mereka masih berlatih secara mandiri.

Alasan mengapa mereka disebut pemain adalah untuk mempertahankan kekompakan mereka dan menjaga sosok atlet ketika pertandingan terjadi lagi. Itu disebut Mulyadi.

Sejauh ini, para pemain telah menerima pelatihan independen, tetapi tidak berpengaruh. Dia memutuskan untuk berlatih dengan orang lain alih-alih berlatih sendiri.

“Mempertimbangkan kemajuan terkini dalam manajemen aktif pandemi Covid-19, kami percaya bahwa PSSI akan menyelenggarakan kompetisi melalui operator aliansi PT LIB. Oleh karena itu, kami mengumpulkan peserta untuk pelatihan bersama, tetapi tetap mengikuti kesehatan. Program sedang berjalan, “tambahnya.

Artikel ini diterbitkan di tribun-medan.com pada awal Juni, berjudul PSMS Medan Squad Practiceing, manajemen siap untuk kalah dan melanjutkan atau menghentikan kompetisi.