Laporan oleh TribunJakarta.com reporter Wahyu Septiana-Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Asosiasi Pelatih Sepak Bola Indonesia (APSSI) merekomendasikan pemain muda di bawah usia 20 memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam pertandingan Ligue 2020. Jika hanya kompetisi antara Ligue 1 dan Ligue 2 2020 yang dapat berlanjut dalam pandemi virus Covid-19 atau Corona saat ini, APSSI akan mengusulkan opsi-opsi ini.

Pada pertemuan virtual yang diadakan beberapa waktu lalu, APSSI menyarankan opsi ini ke PSSI.

Anggota Komite Eksekutif APSSI (Exco) Bambang Nurdiansyah mengatakan bahwa opsi ini adalah untuk memberikan pemain muda peluang untuk menunjukkan diri dalam pertandingan Ligue 1. 2020. Selain itu, opsi ini juga telah diusulkan untuk meningkatkan kemampuan pemain muda yang akan meningkatkan kekuatan tim nasional Indonesia di Piala Dunia U21 pada 2021.

“Jika arah persiapan untuk Piala Dunia U20 berarti bahwa kami juga telah berbicara dengan PSSI, kami harus bermain dengan pemain U20 di Ligue 1. Tetapi tidak seperti di masa lalu, pemain muda hanya memiliki 5 menit untuk mencapai aturan,” Bambang Nurdiansyah di Pada konferensi pers virtual yang diadakan dengan APSSI. Seseorang bernama Banur mengatakan bahwa aturan tersebut disertai dengan perubahan, dan jumlah pemain muda juga harus dikurangi.

Jika Anda mengikuti aturan, pemain muda di bawah usia 20 tahun dapat melihat lebih banyak peluang untuk permainan. Karena itu, kami berharap untuk mengganti PSSI dengan pemain muda nanti. Rig No. 1 yang bermain di sana harus terdiri dari pemain muda di bawah usia 20 tahun, yang merupakan dorongan kami. “Dia menambahkan.

Orang-orang yang saat ini bekerja di Mubababel United League 2 juga akan mengoptimalkan aturan permainan kasta kedua di Indonesia.” “Selama Ligue 2, U-20 Pemain mengoptimalkan dan memainkan game penuh bila memungkinkan. Kami membicarakan hal ini dengan PSSI, “pungkasnya.