Reporter TribunJatim.com Aminatus Sofya melaporkan-Malang TRIBUNJATIM.COM-Bek Arema FC Vikrian Akbar mengatakan dia melewatkan pelatihan dengan rekan satu timnya.

Karena Asosiasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) untuk sementara menangguhkan pertandingan Ligue 1 2020 karena virus korona yang diharapkan (Covid-19), Arema FC memutuskan untuk menerima pelatihan bersama.

Sebaliknya, pelatihan dilakukan di rumah masing-masing pemain.

“Pelatihan itu sendiri menjadi kurang antusias. Karena tidak ada yang bercanda dan tidak bisa bicara,” kata Vikrian Akbar kepada TribunJatim.com pada hari Sabtu. / 28/2020).

Meskipun pelatihan tim telah berakhir, Vikrian Akbar terus mengikuti rencana pelatihan fisik yang diperintahkan oleh pelatih melalui modul. Dia mengatakan bahwa semua pemain juga harus melaporkan kepada pelatih mereka Marcos Gonzales. Dia berkata: “Ya, kita harus muncul setelah setiap latihan.” Untuk seorang pemain yang terinfeksi Corona, virus Persib Bandung, Vikrian Akbar mengatakan dia semakin menghindari penggunaan virus Corona.

Dia juga bersikeras pada panggilan pemerintah untuk tinggal di rumah dan mengurangi kegiatan di luar ruangan.

“Selain itu, kita harus menjaga pola makan dan mengurangi aktivitas di luar ruangan,” pungkasnya.

Metode pelatihan Arema FC telah dirancang secara online.

Manajemen berencana untuk menyelenggarakan pelatihan bersama pada tanggal 31 Maret 2020.

Namun, karena pemerintah masih memaksakan jarak sosial, rencananya dapat berubah.

Ar Artikel ini dipublikasikan di Tribunjatim.com dengan judul Arema FC Still Breaking Players, dan Vikrian Akbar mengaku menerima pelatihan dari tim.