Dilansir dari Tribunnews.com reporter Abdul Majid-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Mantan pemain sepakbola nasional Indonesia Budi Sudarsono meyakini bahwa perkembangan sepakbola di Indonesia semakin membaik.

Banyak pemain sepak bola telah belajar di luar negeri, dan beberapa pemain seperti Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman juga berpartisipasi di klub-klub Eropa.

Ini adalah apa yang dia sampaikan ketika dia bertemu Tribunnews dalam acara “Football Is Back” yang diadakan oleh tim nasional Indonesia di Alderron Plaza di Jakarta dari tahun 1970 hingga 2000.

“Jika saya melihat bahwa generasi kita baik karena ada banyak orang bermain atau belajar di luar ruangan. Pengalaman yang baik, terutama ketika bermain,” kata Budi Sudarsono kepada Tribunnews, (11 November 2020) . Sekarang, waktu terbang pemain sepakbola muda telah meningkat. -Seperti yang Anda ketahui, untuk mendukung PSSI ini, PSSI juga memperkirakan bahwa klub-klub Ligue 1 2020 harus memainkan pemain di bawah usia 20 tahun untuk mendukung tim nasional U-19 yang akan berpartisipasi dalam Piala Dunia 2021 U-20 .— – “Waktu penerbangan sangat sedikit. Saya jarang melihat ini, tetapi jika Anda bermain di luar negeri, permainan tim tandang akan lebih baik bagi para pemain,” katanya.

Budi Sudarsono berharap agar PSSI, sebagai Federasi Sepakbola Indonesia, dapat terus menyediakan forum yang serius bagi para pemain sepakbola. Kaum muda Indonesia.

Pada saat yang sama, bagi kaum muda, pria berjuluk Budigol ini menyarankan untuk terus bekerja keras, belum lagi akan ada acara besar tahun ini. – “Saya masih sangat antusias tentang pesan PSSI, dan saya tidak perlu menggunakan istilah (kontroversi) untuk mengakomodasi itu. Saya mengatakan bahwa kami membuang orang-orang jelek, tetapi tujuannya adalah untuk membuat kemajuan dalam sepakbola Indonesia,” kata Budi. Para pemain, kami tentu memiliki harapan yang tinggi. Generasi-generasi ini luar biasa. Dia berharap untuk terus bekerja keras untuk Indonesia.