TRIBUNNEWS.COM – Bek Persib Bandung Supardi Nasir menceritakan pertandingan terberat dalam seragamnya di Maung Bandung. Menurutnya, pertandingan melawan Pesja Jakarta sejauh ini sangat sulit.

Sejak 2013, Supardi telah mengenakan seragam Persib Bandung dan memperkuat Pangeran Biru sebanyak 147 pertandingan.

Baca: Tidak ada kontrak, jika pandemi Covid-19 berakhir, Mayang ZP masih berharap untuk memperkuat Persija

Baca: Kiper utama Persib Bandung menunjukkan rasa pelatihan mandiri

Baca: Arema FC pinjam Alasan untuk 5 pemain yang telah menandatangani: Tidak sejalan dengan Mario Gomez-Cité Tribunnews di situs resmi klub, pemain ke-22 mengakui bahwa permainan yang paling berkesan adalah 9 Sebuah duel antara Pesja Jakarta dan Glola Bandung Lautan Appi (GBLA) pada tanggal 23, 2018.

Kapten Persie Bandung memperkirakan bahwa kemenangan atas Harimau Kigayolan dapat dicapai 3-2 dengan menghilangkan emosi.

Permainan itu sendiri sulit dan curam. Tuan rumah dipimpin oleh Ezechiel N’Douasseler pada menit ke-28, tetapi keunggulannya tidak bertahan lama.

Pada akhir babak pertama, para pengunjung diratakan oleh kepala Jaimerson. -Pada menit ke-60, Persib Bandung mendapatkan kembali kinerja luar biasa karena penalti Jonatan Bauman, tetapi karena kepindahan Rohit Chand, Percy Ha masih mencetak gol di menit ke-65. Berjuang sampai saat-saat terakhir. “Setelah mendapat izin Allah, pada menit ke-90, Bojan (Maricic) mencetak 3-2, dan pertandingan ini menjadi momen di hati saya,” kata Supardi.