Reporter Jakarta TribunJakarta.com Wahyu Septiana melaporkan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Bek senior Gunawan Dwi Cahyo berpartisipasi dalam pemungutan suara dalam menanggapi kemungkinan perubahan kontrak kerja dengan tim yang memperkuat tim Bali United. Izinkan setiap klub untuk mengubah kontrak kerja dan gaji dalam debat terpisah.

Setiap klub hanya perlu membayar hingga 25% dari jumlah yang ditentukan dalam kontrak kerja untuk bulan Maret, April, Mei, dan Juni 2020.

Keputusan tersebut dibuat karena Ligue 1 dan Ligue 2. Untuk menghentikan penyebaran virus korona, pertandingan sepakbola harus dihentikan.

Gunawan menyadari bahwa karena perlunya menghentikan pertandingan sepak bola, situasi ini mencegah semua tim Indonesia mendapatkan penghasilan. Gunawan Dwi Cahyo (Gunawan Dwi Cahyo) mengumumkan pada hari Selasa (31 Maret 2012) pada tanggal 20 bahwa ini wajar karena klub tidak memiliki penghasilan. Pemain berusia 30 tahun itu mengatakan bahwa kedua belah pihak harus menerima keputusan untuk mengubah kontrak.

Jumlah perubahan kontrak harus disesuaikan, dan nilai nominal yang harus dibayar tidak dapat ditentukan secara sepihak. Mungkin tidak 25%, kalau tidak bisa meningkat lagi. Dia menambahkan: “Mungkin kita bisa membahas masalah ini dengan kepemimpinan di masa depan.” Selain itu, Gunawan masih menunggu diskusi lebih lanjut dengan kepemimpinan Angkatan Darat. Orang-orang dari Tridatu.

“Tetapi jika PSSI seperti ini, maka kita akan mengikutinya terlebih dahulu ketika berkomunikasi dengan manajemen. Tentu saja, semua tim harus sama,” kata mantan pemain Persija Jakarta itu.