Reporter TribunJakarta.com Wahyu Septiana

TRBUNNEWS.COM – JABARTA bek Jakarta Tony Sucipto belajar hal-hal positif dari pertandingan sepak bola Ligue 1 PSSI yang akan ditangguhkan pada tahun 2020. — Sebelumnya, pertandingan sepak bola Indonesia harus sementara waktu terganggu oleh pandemi Covid-19 atau virus Corona yang kian meluas.

Kurangnya pelatihan dan kompetisi telah mendorong bek Persija Jakarta Tony Sucipto untuk mengadopsi banyak kebijaksanaan positif.

Kita bisa lebih dekat dengan keluarga dan menghabiskan Bulan Suci bersama dengan Ramadhan. Menurut Tony, karena fakta bahwa itu terkait dengan kegiatan sepak bola di tahun-tahun sebelumnya, ada sangat sedikit jadwal waktu.

Ketika dia di rumah, para atlet di Surabaya, Jawa Timur, peduli tentang pelatihan dan membantu setiap rencana kegiatan sepak bola. Anak itu dan istrinya.

Kegiatan ini dilakukan secara teratur oleh pemain berusia 34 tahun. Harap diingat bahwa tidak ada kegiatan lain yang dapat dilakukan.

Terutama sekarang, sekolah untuk membantu saudaranya (anak pertamanya) belajar masih menggunakan sistem pembelajaran online. Setelah itu, saya juga mengundang tiga anak untuk bermain untuk ngabuburit pada saat yang sama, “kata Tony Suputo, Sabtu (9 Mei 2020).

Selama bulan suci Ramadhan, Tony Su Puto selalu merindukan pesta. Waktu dia berpuasa bersama keluarganya — Untuk membuat Tony Sucipto berpuasa, menu yang paling penting adalah menyiapkan makanan ringan dan tanggal.

“Sama halnya, saya tidak punya menu favorit. Namun, saya biasanya tidak makan banyak makanan segera ketika saya membuka pintu. Kebanyakan orang minum alkohol, makan makanan ringan dan makan kurma. Sebagian besar hal yang dimakan mantan Taravi, “mantan pemain Persib Bandung menyimpulkan.