Mantan ketua Jakmania, Richard Ahmed, mengakui bahwa ia sedih melihat perselisihan yang sedang berlangsung antara pendukung Pescha Jakarta dan Persibi Bandung.

Tidak mungkin melalui reporter TribunJakarta.com Wahyu Septiana- Laporan —TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA menyangkal bahwa perselisihan ini telah berlangsung lama, sejauh ini masih belum dapat diselesaikan.

Dua kubu pendukung, yaitu Jakmania dan Viking atau Bobotoh, terus berjuang, dan tidak ada kesepakatan yang dicapai untuk berdamai.

Membaca: Pidato Persia untuk Bobotoh: Memahami, jangan meminta foto dengan penuh semangat-tentu saja, kepemimpinan sering menjadi penengah dengan damai.

Namun, itu berbanding terbalik dengan anggota yang tidak dapat menerima perdamaian.

Baca: Jangan ingin klub menjadi Boncos, Jakmania meminta Persija untuk tidak meragukan’menjadi tuan rumah Ligue 1 Januari 2020

Selain itu, sangat sulit bagi pendukung Jakmania dan Viking di perbatasan untuk bersatu .

Richar sendiri mengambil inisiatif untuk merekonsiliasi dua kelompok pendukung.

Ketika melayani sebagai ketua Jakmania dari 2015 hingga 2017, Richard mulai mengeksplorasi komunikasi dengan pendukung senior.

Baca: Aji Santoso menyambut Viking-Armenia untuk mengirim sinyal perdamaian positif, berharap bahwa Bonek -The Jak akan terinfeksi

menjalin komunikasi untuk membujuk pendukung senior untuk menarik diri dari perdebatan.