Reporter WARTAKOTALIVE.COM, Rafsanzani Simanjorang

TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-Football Observer dan Akmal Marhali, koordinator Save Our Soccer, menjawab pertanyaan Sekretaris Jenderal PSSI yang masih kosong setelah Ratu Tisha mengundurkan diri.

Akmal mengatakan bahwa Presiden PSSI Mochamad Iriawan memiliki prioritas untuk dipilih sebagai Sekretaris Jenderal, meskipun ia dapat mendengarkan saran dan kontribusi Exco. Sekretaris Jenderal PSSI harus profesional di masa depan.

Tapi Ikmal percaya bahwa ada beberapa kriteria yang dimiliki oleh setiap kandidat untuk jabatan Sekretaris Jenderal, yaitu, dia tidak tertarik selain membawa sepakbola. Kemampuan, kemampuan, dan kredibilitas. tidak melawan. Meskipun ia tidak memiliki pengalaman sepak bola, ia memiliki tekad kuat untuk mereformasi tata kelola sepak bola nasional.

“Sekretaris Jenderal FIFA Fatma Samoura (Fatma Samoura) tidak memiliki pengalaman sepak bola. Tetapi dia mampu menangani manajemen dan reformasi FIFA,” katanya, Senin (8 Juni 2020) , Ini adalah contoh Sekretaris Jenderal. Orang yang bekerja di luar dunia sepakbola menjadi Sekretaris Jenderal FIFA. Bahkan Presiden menjelaskan (Iwan Bule-Salam Mochamad Iriawan), lebih baik langsung menunjuk Sekretaris Jenderal untuk membantunya.

“Sekretaris Jenderal PSSI harus menjelaskan pernyataan PSSI: (P) Profesional, (S) Portive, (S) Ehat, (I) Integritas. Sekretaris Jenderal akan membawa semangat perubahan ke kesehatan, profesionalisme, kebersihan, dan martabat Sepak bola Indonesia, “tambahnya. — Dia pikir dia memiliki sumber daya yang melimpah di Indonesia. Generasi potensial dengan idealisme dan loyalitas bekerja untuk sepakbola Indonesia.