REPORTER WARTAKOTALIVE.COM REPORTER Rafsanzani Simanjorang

TRIBUNNEWS.COM, Tangerang-Karena pandemi Covid-19, gelandang Tangerang Raphael Maitimo dipaksa mengasingkan diri secara mandiri.

Seperti pemain lain, hampir tiga orang dikarantina. Selama beberapa bulan, bahkan di luar apartemennya, Maitimo belum menginjakkan kaki di Tangerang, sebuah ladang hijau.

Kemudian selama periode karantina independen, Maitimo mengungkapkan aktivitasnya sejauh ini.

“Saya tinggal di apartemen saya. Sebagai seorang atlet, tentu saja saya harus menjaga tubuh saya. Saya beruntung bahwa fasilitas di apartemen cukup sehingga saya bisa berolahraga. Bentuk tubuh yang baik, berenang, dll. Jadi kondisinya adalah Pertahankan. “Katanya pada Konferensi Pendekar Hilang yang dipandu oleh Manajer Media Persita Yetta Angelina (Kamis (6/11/2020).

Pertandingan juga ditunda. Untuk meningkatkan kondisi fisik seseorang, pertahankan kondisi mental untuk menghindari stres. , Karena dia harus tinggal di apartemen sepanjang waktu.

Tapi selain latihan, Maitimo juga punya hobi lain.

“Saya suka dapur. Jadi saya memasak sendiri. Selain itu, saya juga membaca ini Book, “tambah pemain yang dinaturalisasi itu. Epidemi memaksanya untuk tinggal di apartemen.

Dia juga menjelaskan kesediaannya untuk meninggalkan apartemen dan melihat suasana yang biasanya dia alami sebelum pandemi.

“Karena pandemi ini, aku tidak pernah meninggalkan rumah.” Tentu saja, aku juga ingin keluar, “pungkasnya.