TRIBUNNEWS.COM-Gelandang Persebaya Surabaya, Konat Eint terdampar di Surabaya.

Karena negara asal Mali telah menerapkan kebijakan blokade, Konat tidak akan pernah kembali ke rumah.

Konate saat ini tinggal di apartemen manajemen.

Baca: Kapten Persib Bandung, Supardi Nasir membandingkan pertandingan penghentian Ligue 1 2020 dengan liga Indonesia 2015

Awalnya, para mantan pemain Arema FC masih bersatu kembali dengan David Aparecido da Silva, Mahmoud Eid dan Aryn Glen Williams .

Namun, tiga peserta asing di Green Power memutuskan untuk kembali ke negara masing-masing.

Konate tidak dapat kembali ke rumah karena blokade negara yang dipimpin oleh Presiden Ibrahim Boubacar Keita sejak 26 Maret. Ada penerbangan ke negaranya.

“Hingga tadi malam masih ada 39 kasus. Ia mengumumkan di situs resmi klub bahwa bandara di Mali telah menghentikan aktivitas terbang.

Pemain kelahiran 10 November 1991 itu berada di Kota Pahlawan Menyelesaikan karantina mandiri.

Ia memilih melakukan aktivitas dan pelatihan pribadi di apartemen, Konate mengaku “masih bisa berkomunikasi dengan keluarganya melalui video call.