Ruddy Widodo, General Manager TRIBUNNEWS.COM-Arema FC, sempat memberikan masukan kepada PSSI untuk kelanjutan laga musim ini. -Karena merebaknya Covid-19 (coronavirus) pada Jumat (27/3/2020), PSSI selaku induk organisasi sepak bola Indonesia mengeluarkan keputusan untuk membekukan pertandingan hingga 29 Mei-alhasil, seluruh peserta Ligue Klub 1 dan Ligue 2 memilih memecat pemainnya.

Baca: Garis Serang Arema FC Dibatas, Sorotan Elias dan Bauman Jadi Sorotan

Baca: Charis Yulianto Ajak Para Pemain Arema FC Pahami Perlunya Menjaga Kondisi Fisiknya

Ajang Ligue 1 dan Ligue 2 Akan Digelar Awal Juli Pemulihan, catatan situasi aman dan pemerintah telah mencabut keadaan darurat.

Namun, Ruddy Widodo meminta PSSI mempertimbangkan langkah ke depan, keadaan darurat Indonesia sudah diperpanjang waktunya.

Jika keadaan darurat selalu diperpanjang selama satu hingga dua bulan, Jenderal Mana Ger (GM) Arema FC menganggap sulit karena harus terus bermain.

Bahkan jika setiap klub hanya berpartisipasi dalam 3 pertandingan.

Sebenarnya, masih ada 31 game yang belum dimainkan.

Bacaan: Charis Yulianto Panggil Pemain Arema FC untuk Memahami Perlunya Menjaga Kondisi Fisik

Bacaan: Menganalisis Alasan Kusshedya Hari Yudo dan Elias Alderete, Tidak Ada Basis di Lini Depan Arema FC

Ia lalu Melamar Usulan untuk adanya perlombaan alternatif yang memiliki lingkup nasional dan dapat memprediksi kondisi force majeure. “Mulai saat ini, PSSI harus mulai mempertimbangkan bagaimana force majeure ini akan berlanjut.” Tribunnews.com dari Wearemania mengutip Ruddy Widodo.