TRIBUNNEWS.COM-Menjelang laga Liga 1 2020 berlanjut, Satria Tama kiper Madura United membawa kabar gembira.

Seperti kita ketahui bersama, kompetisi Ligue 1 musim ini akan dihentikan sementara akibat pandemi corona dan akan segera dibatalkan. -Baca: Liga 1 Bergulir, Jakarta (Asprov PSSI DKI) Jakarta Promosikan Tuan Rumah Kompetisi Ligue 3

Baca: Menuju Rolling League 1, Persebaya Surabaya Hambali Tolib Bobot Lini Tengah Meningkat-Terbaru Satria Tama Cuma Patah Hati Idola Aisyah Ayuningtyas ini merelakan gelar sarjananya setelah menikah.Kabar baik ini didapat dari timnya yang diunggah ke Twitter @MaduraUnitedFC pada Minggu (8 Februari 2020). Twitter, Madura United (Madura United) menyambut kedatangan pemain Satria Tama dan istrinya Aisyah Ayuningtyas untuk dinikahi.

Bacaan: Sebelum Liga Bergulir, Persiraja Tunda Rencana Latihan dan Akan Kembali Menyesuaikan Jadwal

Bacaan: Ligue 1 Yang Jadwal Kerja Tidak Turun, Bung Towel Khawatir Kembali ke Solusi Jodoh

“Bahagia Perkawinan Satria Tama-Aisyah ayuningtyas. “

Madura United mengatakan pada pernikahan Satria Tama dan Aisyah Ayuningtyas:” Ibadah adalah yang terlama, bahagia setiap hari, serta memiliki anak yang sehat dan berdedikasi. “-

— Sebelumnya, Satria Tama dan Aisyah Ayuningtyas bertunangan pada Agustus 2019. Bahkan di awal tahun ini atau tepatnya Maret, mereka mengawal masa Lois Milla. Kiper timnas Indonesia pun membagikan banyak potret. .

Kiper yang sama yang mengenakan jersey No. 88 membagikan foto momen jelang pernikahan dengan sang kekasih melalui Instagram @ Satriatama23.

Pemain kelahiran Kabupaten Sidoarjo ini rupanya telah menggunakan konsep retro yang menjadi daya tariknya saat syuting menjelang pernikahan – tidak hanya itu, Satria Tama juga memadukan konsep tradisional Jawa, seperti menggunakan beskap dan blangkon. –Berikut Kumpulan Foto Pernikahan dan Foto Pranikah Satria Tama dan Aisyah Ayuningtyas .

1. Sesi Pernikahan

Rea d: Bek Madura United tak bisa merespon panggilan Shin Taiyong ke timnas

2. Gunakan Konsep Prewedding Jadul

(i)

(ii)

(iii)

Baca: Ligue 1 Tanpa Downgrade, Peluang SISP Semarang Berkurang Banyak Pemain muda

3. Pranikah menggunakan konsep tradisional Jawa

(i)

(ii)

(iii)

(Tribunnews.com/Ipunk )