TRIBUNNEWS.COM-Penjaga gawang Sriwijaya FC Imam Arief Fadilah menjelaskan alasan dua sesi latihan tersebut selama Ramadhan dan malam harinya.

Menjadi penjaga gawang Persebaya Surabaya. Dalam kepemimpinan Rotinsulu, Imam memilih untuk tidak mengendur, meski perutnya kosong. Sriwijaya Football Club merekomendasikan agar pemain melakukan latihan mandiri di sore hari.

Baca: Alasan Kiper Klub Sepak Bola Sriwijaya Memilih Latihan Sore Saat Ramadhan

Baca: Bek Sriwijaya Football Club Ini Jadi Koki Istrinya Memasak Makanan-Imam Arief Berlatih ke gym di pagi hari.

Sore harinya, penjaga gawang yang menjadi bagian dari Persebaya Surabaya musim lalu itu memilih refleks yang matang saat berlatih di lapangan.

“Saya selalu berolahraga di pagi hari. Di pagi hari saya berolahraga di gym dan melatih refleks saya, dan kemudian saya menggunakan bola untuk pergi ke tempat latihan,” kata Imam Arief yang dikutip di Selatan oleh Tribunnews.com. Halaman forum Sumatra. -Im Arief juga mengatakan bahwa dia tidak atau tidak memiliki pelatihan selama bulan Ramadhan. – Baginya intensitas senamnya sama seperti biasanya – yang ia lakukan sekarang, dua orang berlatih dua kali adalah rutinitas yang sudah ia latih sejak lama.