Reporter Tribunnews.com, Abdul Majid melaporkan-JABARTA TRIBUNNEWS.COM – Bek tengah klub sepak bola Bhayangkara Nurhidyat Haji Haris melihat aspek positif dari pandemi Covid-19.

Pemerintah melarang pemerintah yang terlihat dan mengatur jarak untuk membawa Dayat lebih dekat dengan keluarganya di Makassar.

Alasannya adalah bahwa sebelum pandemi Dayat Covid-19, dia terlibat dalam kegiatan di Bhayangkara FC Club di Jakarta.

“Aspek positif yang kami alami dalam pandemi ini, ya, rumah bisa dekat dengan keluarga, bisa makan bersama keluarga dan pindah rumah, karena itu tidak bisa dilakukan setiap hari, jika sudah aktif di liga Dan dalam keadaan yang kurang menguntungkan, maka kita tidak dapat memenuhi pendapatan yang dibutuhkan keluarga, “kata Dayat.

Selain itu, kita juga harus mengikuti rekomendasi pemerintah untuk menjaga kesehatan di rumah dan terus berolahraga untuk menjaga bentuk fisik. Atlet, liburan sepakbola harus menjaga kebiasaan makan kita, tidak makan sembarangan, selalu mengikuti rekomendasi dokter dan tim.

“Kegiatan yang dilakukan di rumah selalu berolahraga dengan saudara muda dan teman-teman sekitar,”

Saya mengundang semua teman saya untuk menjaga kesehatan mereka di rumah setiap saat dan tidak makan makanan penting apa pun , Lebih memilih buah dan sayuran untuk meningkatkan kekuatan fisik, tetap bersih dan cukup berolahraga, “lanjutnya.