TRIBUNNEWS.COM-Chelsea yang cukup agresif di bursa transfer musim ini menempatkan sejumlah pemain penting di posisinya masing-masing.

Dimulai dengan penyerang Kay Haviz, Timo Werner, bek Ben Chivir dan pemain senior, Thiago Silva dekat dengan Stanford Bridge.

Namun, kedatangan pemain ini sepertinya tidak menyelesaikan masalah utama Chelsea di Liga Inggris musim lalu. BACA: Di jajaran pemain baru Chelsea yang dilanda cedera, hanya Timo Werner yang siap dihancurkan oleh Frank Lampard

BACA: Premier League Week Chelsea review roster: Kay Haviz-Mount Mason match Sanya-Chelsea membungkus Premier League musim 2019/20. Performanya sangat bagus.

Di musim pertama melatih Frank Lampard, The Blues sukses menduduki peringkat empat dan menjuarai liga. Lolos ke perempat final kejuaraan, kemudian dikalahkan oleh Bayern Munich. Musim lalu banyak mengandalkan pemain muda, seperti Mason Mount, Ficayo F├╝ssen, plus pemain senior seperti Azpilicuta atau Marcos Alonso untuk memancing.

Laga musim lalu dibuka dengan kekalahan mengecewakan 4 poin dan 0 untuk Manchester United. The Blues bangkit dan menunjukkan performa yang tak terlupakan di lapangan.

Di bawah kepemimpinan Frank Lampard, pelanggaran telah menjadi ciri khas Chelsea. -Akibatnya, mereka mencetak 69 gol musim lalu, kedua setelah Manchester City (102 gol) dan Liverpool (85 gol).

Chelsea juga salah satu tim terbaik di Liga Inggris.