TRIBUNNEWS.COM, Tim Semarang-PSIS Semarang menjadi salah satu klub yang mempertanyakan nilai hak komersial atau dana subsidi PT Liga Indonesia Baru (LIB) kepada klub yang masih kurang.

Atau sekitar 800 juta rupiah per bulan.

Untuk Klub PSIS Semarang, tim kebanggaan masyarakat Jawa Tengah ini berharap hak komersial masing-masing klub melebihi Rp1 miliar.

Yoyok Sukawi, CEO PSIS Semarang, mengatakan pihaknya akan mempertanyakan hak perdagangan pada pertemuan lanjutan antara usia 18 hingga 18 tahun. Klub tersebut akan berpartisipasi di klub La Liga 1 dan PT LIB. Kabarnya, klub itu akan digelar nanti. Rayakan Idul Fitri.

Menurut Yoyok, ketika berbicara tentang operasi klub, ada kekurangan subsidi yang serius sebesar US $ 800 juta.

Pidato Liga ke-1 akan segera dilaksanakan, suka atau tidak suka, setiap tim harus menyiapkan dana operasional.

Namun, karena mereka menghadapi situasi Covid-19, tidak boleh ada penonton dalam permainan, dan klub mengusahakan asukan. Dijelaskan pula, hak komersial atau dana subsidi bulanan senilai Rs 800 crore sebenarnya sama. Lisensi, perjanjian kesehatan.